| Objek Wisata Garut Selatan | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Rabu, 27 Juni 2012
Jumat, 25 Mei 2012
RIVALITAS PERSIB VS PERSIJA
Rentang waktu 1985 hingga 1995 adalah masa keemasan Persib. Sementara Viking yang berdiri tahun 1993 begitu setia mendukung klub kebanggaan warga Jawa Barat itu. Dimanapun Persib bermain, disana pasti ada Viking. Termasuk jika bermain di Jakarta. Semua menjadi lautan biru.
Inilah yang membuat anak muda ibukota iri. Selain kejayaan Persib kala itu, kesetiaan Viking membuat hati mereka panas. Saat itu muda-mudi betawi baru mampu membentuk kolompok kecil bernama Persija Fans Club. Walaupun begitu, kebesarkepalaan mereka sudah sangat menjadi. Hingga terjadilah insiden di stadion Menteng. Saat Persija menjamu Maung Bandung pada Liga Indonesia ke-2. Viking membirukan Ibukota dengan sekitar 9000 anggotanya. Sementara Persija Fans Club hanya berjumlah tak lebih dari 1000 orang. Rupanya bocah-bocah betawi itu tak rela kandangnya dikuasai supporter kota lain. Mereka pun membuat ulah. Seakan lupa jumlah mereka tak lebih dari 10% anak-anak Bandung. Hingga akhirnya, mereka mendapatkan akibatnya. Dengan kuantitas yang hanya satu tribun VIP, lemparan batu diarahkan Viking pada lokasi mereka menonton. Dan itu dilakukan Viking di Jakarta. Hal yang tidak berani dilakukan bocah Jakarta di Kota Kembang.
Singkat cerita, pada tahun 1997, muda-mudi ibukota ikut-ikutan membentuk perkumpulan supporter. Mereka menamakannya the jakmania. Kebodohan the jak terekspos keseluruh negeri ketika mereka tak berdaya menghadapi Viking dalam kuis Siapa Berani. Kuis yang menguji wawasan dan kemampuan berpikir. Itu merupakan edisi khusus kuis Siapa Berani, edisi supporter sepak bola. Menghadirkan Viking, the jak, Pasoepati (Solo), Aremania, dan ASI (Asosiasi Suporter Indonesia). Pemenangnya, Viking. Perwakilan Viking berhasil melewati babak bonus dan berhak atas uang tunai 10 juta rupiah. Seperti biasanya, rasa iri dari the jak muncul. Malu dikalahkan di kotanya sendiri, ketua the jak saat itu, Ferry Indra Syarif memukul Ali, seorang Viker yang menjadi pemenang kuis. Sungguh perbuatan yang tidak pantas dilakukan oleh seorang ketua. Ketuanya saja begitu, apalagi anak buahnya?
Kejadian itu terjadi di kantin Indosiar, ketika dilangsungkannya acara pemberian hadiah. Kontan keributan sempat terjadi, namun berhasil diatasi. Kesirikan the jak tak sampai disitu. Mereka menghadang rombongan Viking dalam perjalanan pulang menuju Bandung, tepatnya di pintu tol Tomang. Anak-anak Bandung yang berjumlah 60 orang pulang dengan menggunakan dua mobil Mitsubishi Colt milik Indosiar dan satu mobil Dalmas milik kepolisian. Ketiga mobil ini dihadang sebuah Carry abu-abu. Dua lolos, namun nahas bagi salah satu Mitsubishi Colt yang ditumpangi para anggota Viking. Mobil itu terperangkap gerombolan the jak. Kontan, mobil dirusak, Viking disiksa, dan uang para pendukung pangeran biru itu pun dijarah. Termasuk handphone dan dompet mereka. Tercatat sembilan anggota Viking mengalami luka-luka. Tiga diantaranya terluka parah. Namun sayang, pihak kepolisian lamban dalam menyelesaikan kasus ini. Termasuk dalam menangkap the jak yang merampok dan menganiaya anggota Viking Persib Club.
Sekarang permusuhan the Jakmania kontra Viking menjadi warna tersendiri bagi sepakbola Indonesia. Seorang sutradara tertarik menjadikan perseteruan ini sebagai inspirasi dalam filmnya yang berjudul ROMEO & JULIET. Di tengah perseteruan, Viking justru kompak untuk menolak film ini dengan alasannya masing2. Ketua Viking dengan didukung anggotanya membuktikan ucapannya dengan menggagalkan pemutaran film ini. Sementara di Jakarta justru sebaliknya, meski pimpinan menyatakan akan menuntut tapi toh hampir semua bioskop2 di jabodetabek dipenuhi oleh The Jakmania.
setiap kubu memiliki versi cerita dan statment masing-masing, dimana rata-rata memiliki perbedaan. Statment di atas adalah salah satu statment yang sedikit kontroversial, tapi bagaimana cara kita memandangnya mudah-mudahan kearah positif.
Persib v Persija, Duel Klasik Seumur Jagung
Bicara rating televisi, laga Persib melawan Persija bisa sangat mendongkrak bahkan mungkin melewati laga-laga lainnya di Indonesia Super League (ISL). Sebab, perhatian tak hanya diberikan bobotoh maupun Jakmania. Publik sepak bola nasional secara umum pun acap memberikan perhatian sama besarnya.
Tidak mengheran jika kemudian laga Persib melawan Persija seringkali disebut-sebut sebagai duel klasik atau derby Indonesia layaknya persaingan antara Barcelona dan Real Madrid di Spanyol, Manchester United dan Liverpool di Inggris atau Glasgow Celtic dan Glasgow Ranger di Skotlandia.
Namun, jika bicara ke sisi historis, nilai gengsi dan persaingan antara kedua klub sebenarnya baru seumur jagung. Sebab, di mata mantan pemain Persib era Perserikatan, Adeng Hudaya. Jika bicara gengsi dan sejarah, maka pertemuan Persib dan PSMS Medan yang selayaknya disebut sebagai duel klasik.
Penilaian Adeng cukup beralasan, sebab di era 1980’an Maung Bandung dan Ayam Kinantan selalu berpacu dan terlibat dalam duel-duel genting. Hal itu tergambar dari laga final kompetisi Perserikatan 1983 dan 1985 yang melibatkan kedua tim.
”Kalau mau memilah, sebenarnya pertemuan Persib dan PSMS yang dulu sering menyita perhatian publik. Persaingannya tidak hanya antar klub juga antar suporter. Di era Perserikatan, setiap Persib lawan Persija, nilai gengsinya mungkin gak terlalu terasa,” tutur Adeng yang tercatat pernah menjabat sebagai Kapten Maung Bandung sepanjang 12 tahun.
Emosi pertemuan Persib dan Persija bisa dikatakan baru terasa lebih dari biasanya setelah dua kelompok suporter dari masing-masing klub terlibat perseteruan di akhir 1990’an atau awal 2000’an. Perseteruan antar kelompok suporter inilah yang kemudian diyakini jadi embrio kian mencuatnya persaingan kedua tim.
Terlepas dari itu, meski nilai gengsi dan historis yang kemudian melahirkan istilah duel klasik untuk menggambarkan pertemuan Persib dan Persija baru seumur jagung. Sorotan publik sepak bola nasional, Minggu (27/5) tetap akan lebih tertuju ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta yang bakal jadi arena duel mempertaruhkan gengsi klub
Kamis, 10 Mei 2012
SBY: Ini 3 Cara Agar Ekonomi RI Tumbuh Pesat
Presiden SBY. (Foto: Koran SI)
"Saya baru membaca komentar dan pandangan dari pimpinan businnes center yang waktu itu mendampingi PM Inggris. Dia katakan Indonesia adalah tempat yang baik untuk investasi. Tiga hal, kalau Indonesia bisa tingkatkan yang tiga hal ini maka Indonesia bisa lebih pesat," jelas SBY saat memimpin rapat kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (10/5/2012).
Pertama, legal and regulation certainty. "Ayo kita yang biasa melakukan regulasi peraturan, jangan berubah, dan tiba-tiba berubah ini yang membuat bingung, hukum dan predictable," jelas dia.
Kedua, yang dikoreksi oleh delegasi Inggris adalah doing bussines harus diperbaiki. "Mereka ingin kemudahan lebih baik lagi, jangan dipersulit sana dan sini," jelas dia.
Ketiga, infrastruktur lebih maju. "Tiga ini mungkin sudah didengar beberapa tahun lalu, dan ini dianggap oleh orang yang punya kemampuan besar dan ini bisa ditingkatkan lagi. Kalau ini investasi bergerak, maka pembelanjaan pemerintah bisa kita jaga, dan daya beli masyarakat kita," jelas dia.
Dia juga mengatakan, pemerintah seharusnya menjalankan program kemiskinan yang sudah direncanakan.
"Sekarang era politik menjelang pemilu, statement dari politisi-politisi termasuk kandidat presiden, mereka ungkapkan tentang pengurangan kemiskinan yang kritis. Kita sudah punya kebijakan itu, mari kita jalankan sebaik-baiknya. Ini yang sudah betul-betul yang sudah kita miliki harus kita jalankan," beber dia.
Sumber : http://economy.okezone.com/read/2012/05/10/20/627403/sby-ini-3-cara-agar-ekonomi-ri-tumbuh-pesat
Analisa Persaingan
Persaingan dalam dagang tidak pernah bisa dan tidak perlu dihindari. Menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk dapat membendung dan memenangkan persaingan. Ibarat pepatah, "Ada gula ada semut", begitulah keadaannya.
Semakin bisnis booming, semakin menarik perhatian para investor dan spekulan. Mereka ramai-ramai nimbrung dan karenanya tidak heran persaingan menjadi sangat ketat dan dalam keadaan begitu ketat, orang mata gelap, melakukan all out agar tetap eksis.
Sudah dapat diduga bahwa pada akhirnya satu per satu gulung tikar karena dalam bersaing, yang lazim dilakukan dan paling mudah adalah memakai harga, dengan mengecilkan bahkan meniadakan keuntungan, sementara harga pokok dan biaya operasi semakin meningkat.
Hanya perusahaan yang sudah memiliki sejarah panjang dan mempunyai sumber daya termasuk keuangan yang cukup besar dan kuat dapat bertahan dalam sebuah permainan panjang. Dalam persaingan, yang lazim dilakukan adalah bagaimana bertahan terhadap gempuran pesaing dan bagaimana menggempur balik untuk merebut yang terhilang bahkan memperoleh yang baru.
Yang lebih maju dalam pemikiran berpendapat, cara bertahan yang terbaik adalah dengan terlebih dahulu melakukan serangan sebelum diserang. Tentunya sah-sah saja sepanjang dilakukan dengan elegan. Bagaimana dan apa saja yang perlu kita perhatikan dalam melakukan persaingan yang lebih smart dan beretika? Dari beberapa sumber saya mencoba mengumpulkannya untuk Anda.
1. Tempatkan diri Anda sebagai pengguna, konsumen atau pelanggan.
Mengapa Anda mau membeli produk dari perusahaan Anda? Belilah juga produk pesaing yang menjadi alternatif atau mungkin sudah menjadi pilihan pertama dan utama pengguna atau konsumen. Dengan menempatkan diri Anda sebagai pengguna atau pelanggan, secara objektif Anda dapat menemukan apa yang dapat Anda lakukan untuk memperbaiki produk Anda, jika memang itu harus dilakukan.
2. Berbicaralah dengan pengguna, konsumen, dan pelanggan.
Baik itu pemakai produk perusahaan Anda maupun produk pesaing. Dari mereka Anda belajar banyak, apa yang sesungguhnya diharapkan atas produk yang kita pasarkan. Terlalu banyak perusahaan atau orang-orang dalam perusahaan yang berpikir one sided bahwa produknyalah yang terbaik.
3. Hadirlah dalam forum-forum umum. Forum umum berupa seminar, konferensi, trade show, atau pameran.
Di situ Anda akan melihat dalam waktu bersamaan produk apa dan siapa saja yang menjadi pesaing Anda, baik langsung maupun tidak langsung, dan keunggulan apa yang ditawarkan mereka. Jika Anda yang paling bertanggung jawab atas pemasaran, maka Anda sendiri harus terjun, jangan sekali-kali mendelegasikan kepada bawahan untuk sesuatu information gathering yang akan menjadi dasar pengambilan keputusan.
4. Perhatikan iklan dan promosi pesaing.
Aktivitas above the line dan below the line dari para pesaing bercerita tentang kehebatan mereka, mungkin saja mereka begitu ketat dan kuat dengan pesan yang dibawakan dan tidak memberikan peluang kepada kita. Akan tetapi, biasanya selalu ada saja lubang sekalipun kecil (niche) yang bisa kita masuki dan tidak disadari oleh pesaing. Ambillah keputusan untuk masuk di lingkaran baru di mana peluang Anda lebih besar.
5. Belilah saham perusahaan pesaing jika itu perusahaan publik.
Perusahaan publik mengeluarkan laporan tahunan bagi pemegang saham, di situ cukup banyak informasi baik tentang who is who, siapa-siapa saja pemegang kunci di perusahaan dan tentang produk serta rencana umum ke depan.
6. Manfaatkan internet. Anda dapat memperoleh informasi apa saja yang Anda butuhkan dengan melakukan browsing memakai search engine atau browser yang begitu banyak dapat menampilkan informasi. Pakailah lebih dari satu browser, untuk saling melengkapi dan sebagai cross check validitas sebuah informasi.
7. Buatlah mapping (peta) persaingan atau competitive landscape yang lebih rinci dengan membaca tren baik industri atau pasar di mana kita bersaing. Anda dapat memperkirakan ke mana arah pesaing menuju dan ke mana Anda sebaiknya menuju. Ada pepatah mengatakan, siapa cepat dia dapat. Jangan menjadi pengikut akan tetapi jadilah trendsetter.
8. Lakukan brainstroming. Pemikiran banyak kepala jauh lebih baik jika terarah dan konstruktif.
Menghadapi persaingan memerlukan banyak ide dan pemikiran yang tidak dapat dilakukan oleh satu dua orang saja. Ajak serta mereka yang terkait dan bahkan termasuk calon pengguna produk (a.l. focus group). Kerahasiaan harus tetap dijaga, oleh karena itu, tetap perlu disimpan hal-hal yang bersifat keputusan yang krusial, hanya top manajemen yang boleh mengetahuinya.
Tetaplah dalam pemikiran untuk memenangkan persaingan melalui keunggulan yang menonjol di mata konsumen atau pengguna dan jangan sekalikali berpikiran kejam untuk membunuh dan menghabisi pesaing karena itu akan mendorong Anda untuk ngawur melakukan segala cara dan pada akhirnya menjadi bumerang bagi perusahaan Anda. Maju terus dan menangkan persaingan dengan elegan. Sukses!
Rabu, 09 Mei 2012
| REALITA UMAT ISLAM SEKARANG | ||
| Oleh : dakwatuna | ||
|
Tidak
dapat dipungkiri bahwa era sekarang adalah Era Amerika Serikat (al-Ashr
al-Amriki). Seluruh dunia memiliki ketergantungan yang sangat besar
terhadap AS, Israel dan sekutunya. AS dan Eropa yang beragama Nashrani
dan Israel yang Yahudi sangat kuat mencengkeram dunia Islam. Bahkan
sebagiannya dibawah kendali langsung mereka seperti Arab Saudi, Kuwait,
Mesir, Irak dan lain-lain. Realitas yang buruk ini telah diprediksikan
oleh Rasulullah saw. dalam haditsnya: Dari Said Al-Khudri, dari Nabi
saw bersabda:" Kamu pasti akan mengikuti sunah perjalanan orang
sebelummu, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta hingga
walaupun mereka masuk lubang biawak kamu akan mengikutinya". Sahabat
bertanya, "Wahai Rasulullah saw apakah mereka Yahudi dan Nashrani".
Rasul saw menjawab, "Siapa lagi!" (H.R. Bukhari dan Muslim)
Beginilah
nasib dunia Islam di akhir jaman yang diprediksikan Rasulullah saw.
Mereka akan mengikuti apa saja yang datang dari Yahudi dan Nashrani,
kecuali sedikit diantara mereka yang sadar. Dan prediksi tersebut
sekarang benar-benar sedang menimpa sebagian besar umat Islam dan dunia
Islam.
Dari segi kehidupan sosial, sebagian
besar umat Islam hampir sama dengan mereka. Hiburan yang disukai, mode
pakaian yang dipakai, makanan yang dinikmati, film-film yang ditonton,
bebasnya hubungan lawan jenis dan lain-lain. Pola hidup sosial Yahudi
dan Nashrani melanda kehidupan umat Islam dengan dipandu media massa
khususnya televisi.
Dalam kehidupan ekonomi,
sistem bunga atau riba mendominasi persendian ekonomi dunia dimana dunia
Islam secara terpaksa atau sukarela harus mengikutinya. Riba' yang
sangat zhalim dan merusak telah begitu kuat mewarnai ekonomi dunia,
termasuk dunia Islam. Lembaga-lembaga ekonomi dunia seperti IMF, Bank
Dunia, WTO dll mendikte semua laju perekonomian di dunia Islam.
Akibatnya krisis ekonomi dan keuangan disebabkan hutang dan korupsi
menimpa sebagian besar dunia Islam.
Begitu juga
pengekoran umat Islam terhadap Yahudi dan Nashrani terjadi dalam
kehidupan politik. Politik dibangun atas dasar nilai-nilai sekuler,
mencampakkan agama dan moral dalam dunia politik, bahkan siapa yang
membawa agama dalam politik dianggap mempolitisasi agama. Begitu
buruknya kehidupan politik umat Islam, sampai departemen yang mestinya
mencerminkan nilai-nilai Islam, yaitu departemen agama, menjadi
departemen yang paling buruk dan sarang korupsi.
WAHN
Buruknya realitas sosial politik umat Islam di akhir zaman disebutkan dalam sebuah hadits Rasulullah saw., beliau bersabda: Dari
Tsauban berkata, Rasulullah saw. bersabda, "Hampir saja bangsa-bangsa
mengepung kamu, seperti kelompok orang lapar siap melahap makanan".
Berkata seorang sahabat, "Apakah karena jumlah kami sedikit pada waktu
itu?" Rasul saw. menjawab, "Jumlah kalian pada saat itu banyak, tetapi
kualitas kalian seperti buih ditengah lautan. Allah mencabut rasa takut
dari musuh terhadap kalian, dan memasukkan kedalam hati kalian penyakit
Wahn". Berkata seorang sahabat, "Wahai Rasulullah saw., apa itu Wahn?"
Rasul saw. berkata, "Cinta dunia dan takut mati." (H.R. Ahmad dan Abu
Daud)
Inilah sebab utama dari realitas umat
Islam, yaitu wahn. Penyakit cinta dunia dan takut mati sudah
menghinggapi mayoritas umat Islam, sehingga mereka tidak ditakuti lagi
oleh musuh, bahkan menjadi bulan-bulanan orang kafir. Banyak umat Islam
yang berkhianat dan menjadi kaki-tangan musuh Islam, hanya karena
iming-iming dunia. Bangsa Amerika, Israel dan sekutunya menjadi kuat di
negeri muslim, karena di setiap negeri muslim banyak agen dan boneka AS
dan Israel. Bahkan yang lebih parah dari itu, bahwa agen AS dan Israel
itu adalah para penguasa negeri muslim sendiri atau kelompok yang dekat
dengan penguasa.
Dunia dengan segala isinya
seperti harta, tahta dan wanita sudah sedemikian kuatnya memperbudak
sebagian umat Islam sehingga mereka menjadi budak para penjajah, baik AS
Nashrani dan Israel Yahudi. Dan pada saat mereka begitu kuatnya
mencintai dunia dan diperbudak oleh dunia, maka pada saat yang sama
mereka takut mati. Takut mati karena takut berpisah dengan dunia dan
takut mati karena banyak dosa. Demikianlah para penguasa dunia Islam
diam, pada saat AS membantai rakyat muslim Irak, dan Israel membantai
rakyat muslim Palestina.
MENGIKUTI YAHUDI DAN NASHRANI
Kecenderungan yang kuat terhadap dunia atau wahn, menyebabkan umat Islam mengekor dan tunduk patuh kepada dunia barat yang notabenenya dikuasi Yahudi dan Nashrani. Dan ketika umat Islam mengikuti Yahudi dan Nashrani, maka banyak sekali kemiripan dengan meraka. Beberapa kemiripian dan sikap mengekor yang dilakukan umat Islam terhadap Yahudi dan Nashrani, di antaranya:
I. PENYIKAPAN TERHADAP AGAMA (SEKULER)
Kaum Yahudi dan Nashrani bersikap sekuler dalam kehidupan. Mereka mencampakkan agama dari kehidupan sosial politik. Dalam memandang sesuatu, Kaum Yahudi dan Nashrani tidak berdasarkan agama mereka. Ruang lingkup agama dipersempit hanya di tempat-tempat ibadah saja. Sedangkan kehidupan sosial politik jauh dari nilai-nilai agama. Karena mereka meyakini bahwa agama sudah tidak berfungsi lagi untuk memberikan solusi kehidupan.
Gerakan sekuler tumbuh dan berkembang
di dunia barat, dan berkembang ke seluruh penjuru dunia seiring dengan
datangnya para penjajah barat ke dunia Islam. Maka berkembanglah
sekulerisme di dunia Islam. Kehidupan sosial politik di negara-negara
Islam jauh dari nilai-nilai ke-Islaman dan sekulerisme begitu sangat
kuatnya di dunia Islam.
Sedangkan di Indonesia,
sekulerisme sangat mudah dibaca dan sangat transparan. Jika kita melihat
partai-partai politik, maka mayoritasnya partai sekuler, sampai partai
yang basis masanya ormas Islam sekalipun, masih sangat kental dengan
nilai-nilai sekulernya. Sekulerisme begitu sangat dalam masuk dalam
sendi-sendi kehidupan sosial politik di Indonesia. Simbol-simbol
pemerintahan, pakaian masyarakat, bahasa yang digunakan dll sarat dari
nilai-nilai sekulerisme. Sementara dakwah Islam, masih sangat sedikit
yang mengajak pada kesempurnaan Islam dan penerapannya dalam kehidupan
masyarakat. Dakwah yang dominan di Indonesia adalah dakwah tasawuf yang
mengajak pada dzikir yang sektoral, pembinaan dan manajemen hati yang
sektoral dan sejenisnya.
II. PENYIKAPAN TERHADAP AL-QUR'AN
Pensikapan sebagian umat Islam terhadap kitab suci Al-Qur'an sebagaimana Yahudi dan Nashrani mensikapi Taurat dan Injil. Kemiripan sikap ini pula menimbulkan fenomena dan dampak yang agak sama yang menimpa antara umat Islam dengan mereka. Beberapa kemiripan tersebut seperti disebutkan dalam informasi Al-Qur'an dan Hadits sbb:
1. Umiyah (Buta Huruf tentang Al-Qur'an)
Allah berfirman, "Dan di antara mereka ada yang buta huruf, tidak mengetahui Al Kitab (Taurat), kecuali dongengan bohong belaka dan mereka hanya menduga-duga." (Al-Baqarah 78)
Sifat yang
menimpa bangsa Yahudi terkait dengan kitab Tauratnya juga menimpa umat
Islam terkait dengan Al-Qur'an, dimana mayoritas umat Islam buta huruf
tentang Al-Qur'an, dalam arti tidak pandai membacanya apalagi
memahaminya dengan baik.
2. Juz'iyah Al-Iman (Parsial dan Tidak Utuh dalam Mengimani Al-Qur'an)
Allah berfirman, "Apakah kamu beriman kepada sebahagian Al Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebahagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian daripadamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat." (Al-Baqarah 85)
Ayat
yang menyebutkan sikap Bani Israil terhadap Taurat ini juga menimpa
umat Islam dimana banyak diantara mereka yang beriman pada sebagian ayat
Al-Qur'an dan ingkar pada sebagian ayat yang lain. Umat Islam banyak
yang beriman pada ayat yang mengajarkan shalat, puasa dan haji, tetapi
mereka juga mengingkari ayat atau ajaran lain seperti tidak mengimani
pengharaman riba', tidak beriman pada ayat-ayat yang terkait hukum
pidana (qishash dan hudud) dan hukum-hukum lain yang terkait dengan
masalah politik dan pemerintahan.
3. Ittiba Manhaj Al-Basyari (Mengikuti Hukum Produk Manusia)
"Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik. Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?" (QS Al-Maa-idah 49-50)
Inilah
musibah terbesar yang menimpa umat Islam di hampir seluruh dunia Islam
pada akhir zaman, mereka mengikuti hukum sekuler buatan manusia. Bahkan
di negara yang mayoritas penduduknya umat Islam, mereka tidak berdaya
bahkan menolak terhadap pemberlakuan hukum Islam. Kondisi ini akan tetap
berlangsung sehingga mereka merubah dirinya sendiri, berda'wah dan
membebaskan dari semua pengaruh asing yang menimpa umat Islam.
4. Tidak Memahami Kedudukan Al-Qur'an
"Sesungguhnya Al Qur'an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu'min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar." (Al-Israa':9)
Umat
Islam tidak mengetahui dan tidak mendudukkan Al-Qur'an sesuai
fungsinya. Al-Qur'an yang berfungsi sebagai hidayah untuk manusia yang
hidup tetapi banyak diselewengkan, Sebagian umat Islam hanya menggunakan
Al-Qur'an terbatas sebagai bacaan untuk orang meninggal dan dibaca saat
ada orang yang meninggal. Al-Qur'an yang berfungsi sebagai pedoman
hidup hanya ramai di musabaqahkan. Sebagaian yang lain hanya menjadikan
Al-Qur'an sebagai kaligrafi yang menjadi hiasan dinding di masjid-masjid
atau di tempat lainnya. Sebagian yang lain menjadikan Al-Qur'an sebagai
jimat, yang lain hanya menjadi pajangan pelengkap perpustakaan yang
jarang dibaca atau bahkan tidak pernah dibaca.
5. Hajr Al-Qur'an (Meninggalkan Al-Qur'an)
Berkatalah Rasul: "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Qur'an ini suatu yang tidak diacuhkan". Meninggalkan Al-Qur'an adalah salah satu masalah besar yang menimpa umat Islam. Umat Islam banyak yang meninggalkan Al-Qur'an, dalam arti tidak memahami, tidak membaca, tidak mentadaburi, tidak membaca, tidak mengamalkan dan tidak menjadikan pedoman hidup dalam kehidupan mereka. Umat Islam lebih asyik dengan televisi, koran, majalah, lagu-lagu, musik dan lainnya. Jauhnya umat Islam menyebabkan hinanya mereka dalam kehidupan dunia. Salah satu rahasia kejayaan umat Islam apabila mereka komitmen dengan Al-Qur'an dan menjadikannya pedoman hidup.
III. PENYIKAPAN TERHADAP AHLI AGAMA (KULTUS)
Allah Taala berfirman, "Mereka menjadikan orang-orang alimnya, dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah, dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam; padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan." (At-Taubah: 31)
Inilah
sikap Yahudi dan Nasrani terhadap ahli agama mereka. Dan ternyata
banyak dari umat Islam yang mengkultuskan ulama dan kyai dan menempatkan
mereka pada posisi Tuhan yang suci dan tidak pernah salah.
Terkait
dengan surat At-Taubah 31, diriwayatkan dalam beberapa hadits
diantaranya oleh Ahmad, At-Tirmidzi dan At-Tabrani bahwa Adi bin Hatim
yang baru masuk Islam datang kepada Rasulullah saw. yang masih memakai
kalung salib dan Rasulullah saw. memerintahkan untuk melepaskannya.
Kemudian Rasul saw. membacakan ayat tadi. Adi menyanggahnya, "Wahai
Rasulullah kami tidak menyembahnya". Tetapi Rasulullah saw menjawabnya,
"Bukankah mereka mengharamkan yang dihalalkan Allah dan menghalalkan
yang diharamkan Allah?" Betul", kata Adi. Rasul saw. meneruskan, "Itulah
ibadah mereka".
Demikianlah pendapat mayoritas
ulama jika sudah menghalalkan apa yang diharamkan Allah dan mengharamkan
apa yang dihalalkan Allah dan mentaatinya maka itulah bentuk
penyembahan terhadap ahli agama. Dan ini pula yang banyak menimpa umat
Islam, mereka mentaati secar buta apa yang dikatakan ulama atau kyai
padahal bertentangan dengan Al-Qur'an dan Hadits.
IV. PENYIKAPAN TERHADAP DUNIA (RAKUS)
Penyakit utama Yahudi adalah sangat rakus terhadap dunia, baik harta, kekuasaan maupun wanita sebagaimana direkam dalam Al-Qur'an, Allah Taala berfirman, "Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya dari siksa. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan". (Al-Baqarah 96)
Penyakit ini pula yang menimpa sebagian
besar umat Islam sebagaimana disebutkan dalam hadits wahn. Perlombaan
sebagian umat Islam terhadap dunia telah membuat mereka buta dan tuli
sehingga menghalalkan segala cara. Inilah fenomena yang terjadi di
Indonesia dan sebagian negeri muslim lainnya. Mayoritas penduduknya
muslim tetapi menjadi negera terkorup di dunia, paling banyak hutangnya,
paling jorok, paling rusak dll. Sungguh sangat jauh antara Islam dan
realitas umat Islam.
Di antara dorongan dunia
yang paling kuat daya tariknya adalah syahwat wanita. Dan inilah yang
sedang menimpa kita. Fenomena seks bebas, pornografi merupakan santapan
harian bagi sebagian umat Islam. Dan realitas ini sangat cerdas
dimanfaatkan oleh broker seks bebas. Manusia yang sedang rakus dan lahap
terhadap syahwat mendapatkan makanan dan pemandangan yang sangat cocok
bagi mereka. Lebih ironis lagi orang-orang yang rusak itu dianggap
paling berjasa oleh sebagian kyai dan ulama, karena dapat menghibur
manusia Indonesia yang lagi stress. Memang manusia Indonesia sedang
terkena penyakit dan penyakit itu adalah penyakit hati dan syahwat. Dan
mereka memuaskan rasa sakit itu, sebagaimana narkoba memuaskan orang
yang sedang kecanduan narkoba itu.
Rasulullah saw. bersabda: Dari Abu Said Al-Khudri ra. Nabi saw. bersabda:
" Sesungguhnya dunia itu manis dan hijau, dan sesungguhnya Allah akan
menguji kalian, maka Allah akan melihat bagaimana kamu memperlakukan
dunia. Hati-hatilah terhadap dunia dan hati-hatilah terhadap wanita,
karena fitnah yang pertama menimpa Bani Israil adalah pada wanita" (HR
Muslim)
V. PENYIKAPAN TERHADAP AKHIRAT (MEREMEHKAN)
Allah SWT. berfirman: Artinya: Dan mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari saja." Katakanlah: "Sudahkah kamu menerima janji dari Allah sehingga Allah tidak akan memungkiri janji-Nya ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?". (Bukan demikian), yang benar, barangsiapa berbuat dosa dan ia telah diliputi oleh dosanya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya" (QS Al-Baqarah 80-81).
Inilah
sikap mereka yaitu Yahudi terhadap akhirat, lebih khusus lagi terhadap
neraka. Mereka meremehkan siksa api neraka. Dan ternyata penyakit ini
juga banyak menimpa umat Islam. Sebagian umat Islam yang meremehkan
siksa api neraka membuat mereka melalaikan kewajiban Islam, seperti
menegakkan shalat, zakat, puasa, haji, menutup aurat dll. Pada saat yang
sama mereka juga tidak takut berbuat dosa. Inilah fenomena potret umat
Islam.
Umat Islam yang melakukan korupsi, suap,
manipulasi, dan curang dalam kehidupan politik. Umat Islam yang
bertransaksi dengan riba dalam kehidupan ekonomi. Umat Islam yang
meramaikan tempat hiburan dan prostitusi dalam keremangan malam, bahkan
siang sekalipun. Umat Islam yang memenuhi meja-meja judi disetiap
pelosok kota dan negeri. Umat Islam yang banyak menjadi korban narkoba.
Umat Islam dan sebagian kaum muslimat yang buka aurat bahkan telanjang
ditonton masyarakat. Dan masih banyak lagi daftar kejahatan sebagain
umat yang mengaku umat Islam. Dan itulah potret dan realitas umat Islam
hari ini.
Dan ketikan umat Islam terus mengikuti
pola hidup Yahudi dan Nashrani dan mengekor pada kepentingan mereka,
maka akan berakibat sangat buruk yaitu murtad dan jatuh pada jurang
kekafiran. Naudzubillahi min dzaalik. Semoga kita diselamatkan dari
bahaya tersebut sebagaimana yang Allah ingatkan kepada kita semua: "Hai
orang-orang yang beriman, jika kamu mengikuti sebahagian dari
orang-orang yang diberi Al Kitab, niscaya mereka akan mengembalikan kamu
menjadi orang kafir sesudah kamu beriman." (Ali Imran: 100)
|
||
Judul :
10 Tips Saat Ujian
|
|
|
Judul :
Tips Sukses Presentasi
|
|||||||
·
Buatlah kerangka utama presentasi kamu
·
Ketahui karakteristik dan dasar pengetahuan pendengar:
·
Melihat poin di atas, persempit topik presentasimu menjadi
beberapa pemikiran utama.
·
Latihlah presentasimu, entah itu kamu rekam sendiri, atau
melakukannya di hadapan beberapa teman.
·
Buat suasana yang santai dan rileks untuk pendengarmu, misalnya
dengan guyonan yang relevan, atau ambil perhatian mereka dengan
bahasa tubuh atau peristiwa yang dramatik.
·
Gunakan kata ganti "personal" (misalnya kita) dalam memberikan
presentasi.
·
Lakukan kontak mata dengan pendengar.
·
Presentasikan topik kamu dengan menggunakan suara yang ramah/akrab,
tapi beri variasi sebagai penekanan pada beberapa kata.
·
Gunakan kata/kalimat transisi yang memberitahukan pendengar
bahwa kamu akan menuju ke pemikiran yang lain.
·
Berilah pertanyaan-pertanyaan kepada pendengar untuk melibatkan
mereka.
·
Ambil kesimpulan sesuai dengan pemikiran/argumentasi yang sudah
dipresentasikan.
·
Sisakan waktu untuk pertanyaan, dan mintalah masukkan pada:
·
Bila menggunakan komputer, periksa apakah hardware-nya cocok
dengan software yang hendak kamu gunakan. Periksa juga apakah
dokumenmu bisa digunakan dengan versi software yang ada.
·
Datanglah lebih pagi, serta periksalah apakah semua alat bantu
yang hendak digunakan (audio, visual, komputer) bisa dilihat,
didengarkan, dan dimengerti oleh semuanya.
·
Gunakan huruf-huruf sederhana dan berukuran besar agar bisa
dibaca dengan mudah (tampilan visual).
·
Perlengkapi setiap pemikiran utamamu dengan material yang bisa
ditunjukkan.
·
Jangan membagikan kertas (handout), termasuk kerangka utama,
sebelum presentasimu (atau pendengar akan terfokus untuk
membacanya daripada mendengarkan presentasimu).
Materi diadaptasi dari:
Landsberger, Joe. Organizing Classroom Presentations |
Langganan:
Postingan (Atom)
